top of page
write-plan-business-startup.jpg

Konferensi tahunan INASP (Indonesian Association for Suicide Prevention) akan diadakan pada bulan September 2023, dan kami mencari penelitian, ide, dan intervensi baru dari semua pemangku kepentingan pencegahan bunuh diri. Detail lebih lanjut akan datang, tinggalkan email Anda di bawah ini jika Anda ingin mendapatkan informasi terbaru.

lectern (1).png

Statistik Bunuh Diri di Indonesia

Tingkat Underreporting Bunuh Diri

> 303%

Rata-rata Dunia: 0 - 50%

Berdasarkan perbandingan Data Kepolisian dan Data SRS

Kejadian Bunuh Diri per 100,000 Jiwa

1 Kejadian

Kisaran: 0 - 7 kematian per 100.000 per Provinsi

Estimasi Nasional dan WHO dapat Berbeda

Upaya Bunuh Diri per 100,000 Jiwa

15 Upaya 

Kisaran: 1 - 81 upaya per 100.000 per provinsi

Berdasarkan Data Potensi Desa 2018

About
010101.png

Tentang Kami

Asosiasi Pencegahan Bunuh Diri Indonesia (INASP) didirikan pada tahun 2022, setelah analisis situasi sebagai bagian dari strategi pencegahan bunuh diri nasional pertama yang dipimpin oleh presiden dan pendiri kami, Dr. Sanderan Onie. Proyek ini, yang dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Kesehatan Jiwa dari Kementerian Kesehatan dan WHO Indonesia, mengungkapkan dua temuan utama. Pertama, karena tidak adanya penelitian yang berkualitas, banyak upaya pencegahan bunuh diri di dalam negeri tidak berbasis data dan banyak upaya yang hanya meniru apa yang dilakukan di luar negeri, meskipun ada perbedaan budaya yang jelas. Kedua, upaya pencegahan bunuh diri tersebar, tidak terkoordinasi, dan sangat berulang. Mengingat besarnya dan beragamnya masalah ini, tidak ada satu individu atau organisasi pun yang dapat memperbaiki kondisi bunuh diri di Indonesia. Oleh karena itu, INASP didirikan untuk menjadi network antara semua organisasi, didukung oleh Yayasan Emotional Health for All, untuk mengatasi kedua masalah ini.

Presiden: Dr. Sandersan (Sandy) Onie

Wakil Presiden: dr. Damba Bestari Spkj

Tujuan: 

  1. Menjadi jaringan yang menghubungkan para pemangku kepentingan dan upaya pencegahan bunuh diri multi-sektoral di dalam dan dari luar Indonesia

  2. Untuk melakukan penelitian berkualitas tinggi, diakui secara global, dan kolaboratif untuk memungkinkan intervensi dan kebijakan berbasis data

  3. Untuk menentukan prioritas nasional untuk penelitian, pencegahan, implementasi, dan kebijakan untuk memungkinkan pendekatan kooperatif antar pemangku kepentingan

 

Tujuan 2030: 

  1. Pembentukan registri bunuh diri yang memungkinkan pelaporan data bunuh diri yang tepat waktu dan akurat

  2. Agar upaya bunuh diri dapat ditanggung oleh BPJS

Kontak

Hubungi atau Bergabung dalam Network Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan, komentar, atau pertanyaan, silakan hubungi kami

Terima kasih telah mengirimkan!

bottom of page